vs
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
Terbaik 46%695 poin
Terbaik 46%
Terbaik 57%550 poin
Terbaik 57%
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
Spesifikasi dan fitur yang paling menarik

AKG K240 MKII vs Phiaton PS 20: 19 fakta perbandingan

1. frekuensi tertinggi

Frekuensi tertinggi dimana perengkat ini menghasilkan audio. Semakin tinggi respon frekuensi, semakin jelas dan renyah nada trebel nya.
25000Hz
Sony MDR-Z1R: 120000Hz
22000Hz

2. frekuensi terendah

Frekuensi terendah di mana perangkat ini menghasilkan audio. Semakin rendah respon frekuensi, semakin kuat dan enak nada bass nya
15Hz
Sony MH1CBLK: 1Hz
15Hz

3. berat

227g lebih ringan.
240g
Sony MDR-EX150AP: 3g
13g

4. impedansi

Impedansi adalah resistansi elektrikal dari sebuah perangkat terhadap arus yang ditekan melaluinya. Makin rendah Impedansi, makin mudah mendapatkan volume yang lebih tinggi dan memerlukan daya lebih rendah.
55 Ohms
Flips Solo 2 Social: 4 Ohms
31 Ohms

5. tingkat tekanan suara

Perangkat dengan level tekanan suara yang lebih tinggi biasanya lebih lantang ketika diberi sumber suara apapun.
104dB/mW
AKG K553 Pro: 144dB/mW
101dB/mW

6. tidak perlu baterai

Perangkat ini bekerja tanpa baterai. Lebih ringan dan tak perlu khawatir harus mengisi ulang atau mengganti baterai.
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
66% memilikinya

7. mempunyai kabel yang dapat dicabut

Dengan kabel yang dapat dicabut anda dapat menggunakan kabel alternatif, dan jika kabel ditarik maka akan lepas saja tanpa patah
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
39% memilikinya

8. mempunyai pengeras suara stereo terpasang

Perangkat dengan pengeras suara stereo menghantarkan suara dari saluran mandiri dari sisi kiri maupun kanan, menciptakan suara yang lebih kaya dan pengalaman yang lebih menyenangkan.
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
76% memilikinya

9. mempunyai kabel tanpa jalinan

Kabel di desain untuk meminimalisir kekusutan.
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
23% memilikinya

10. mempunyai bentuk over-the-ear

Bentuk dengan ukuran penuh yang nyaman dengan penutup telinga yang menutup rapat telinga anda. Model ini disukai untuk meningkatkan penghambatan suara dan fakta bahwa tidak ada kebocoran suara ke sekeliling anda. Ini menawarkan level bass dan kekuatan yang maksimum
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
39% memilikinya

11. ukuran satuan penggerak

Unit penggerak adalah komponen yang menghasilkan suara pada perangkat tersebut. Penggerak yang lebih besar akan lebih bertenaga dan menghasilkan bass yang lebih baik
30mm
Audeze LCD2 Classic: 106mm
14.36mm

12. Termasuk tas perjalanan

Perangkat ini disertai dengan kantong atau dompet khusus sehingga aman dibawa bepergian
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
64% memilikinya

13. telah termasuk ear pads

memungkinkan anda mengganti ear pads tanpa membeli yang baru.
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
44% memilikinya

14. mempunyai colokan lurus

Sebuah colokan lurus lebih baik jika jack berada di atas atau di bawah perangkat pemutar anda.
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
48% memilikinya

15. mempunyai konektor 3.5 mm

Sebuah standar konektor 3.5 mm cocok untuk semua pemutar MP3 dan kartu suara komputer.
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
80% memilikinya

16. panjang kabel

Kabel panjang membuat pergerakan menjadi lebih bebas.
3m
Pioneer SE-A1000: 6m
1.2m

17. mempunyai kabel melingkar

Kabel melingkar biasanya lebih lentur dan dapat di panjangkan dan di tarik lebih jauh.
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
7% memilikinya

18. mempunyai bentuk in-ear

Bentuk in-ear ini sangat sederhana dan ringan, dengan sedikit bahkan sama sekali tidak mengganggu anting-anting, kacamata, topi atau tatanan rambut. Dimasukkan ke lubang telinga dan menghambat semua kebisingan di luar. Mempunyai nada bass yang lebih kuat dan tidak mudah copot dari telinga.
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
37% memilikinya

19. memiliki desain buka belakang

Perangkat ini didesain begitu rupa untuk memungkinkan suara menembus bagian belakang earphone, yang biasanya memiliki ventilasi atau lubang-lubang kecil. Desain ini menghasilkan suara yang sangat alami dan akurat.
AKG K240 MKII
Phiaton PS 20
10% memilikinya

10 headphone terbaik

Tambahkan ke perbandingan
    Bandingkan
    This page is currently only available in English.