65poin

Audio-Technica ATH-ANC1

50poin

Sennheiser HD 202-II

Pemenang perbandingan
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II
vs
vs

19 fakta perbandingan

Audio-Technica ATH-ANC1 vs Sennheiser HD 202-II

Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II
65
poin
50
poin

Mengapa Audio-Technica ATH-ANC1 lebih baik daripada Sennheiser HD 202-II?

  • 8Hz frekuensi bawah lebih rendah
    10Hzvs18Hz
  • 30g lebih ringan
    100gvs130g
  • Mempunyai kabel yang dapat dicabut
  • Mempunyai pembatalan kebisingan aktif / pengurangan kebisingan
  • Dapat dilipat
  • Mempunyai panel kontrol segaris
  • Termasuk tas perjalanan
  • Mempunyai colokan bentuk L

Mengapa Sennheiser HD 202-II lebih baik daripada Audio-Technica ATH-ANC1?

  • Mempunyai peredaman suara/pengurangan kebisingan
  • 98 Ohms Impedansi rendah
    32 Ohmsvs130 Ohms
  • 10dB/mW level tekanan suara lebih tinggi
    115dB/mWvs105dB/mW
  • Mempunyai magnet neodymium
  • Mempunyai bentuk over-the-ear
  • 1.8m kabel lebih panjang
    3mvs1.2m

Spesifikasi dan fitur yang paling menarik

Desain

1.mempunyai pengeras suara stereo terpasang
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II

Perangkat dengan pengeras suara stereo menghantarkan suara dari saluran mandiri dari sisi kiri maupun kanan, menciptakan suara yang lebih kaya dan pengalaman yang lebih menyenangkan.

2.mempunyai kabel yang dapat dicabut
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II

Dengan kabel yang dapat dicabut anda dapat menggunakan kabel alternatif, dan jika kabel ditarik maka akan lepas saja tanpa patah

3.mempunyai bentuk over-the-ear
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II

Bentuk dengan ukuran penuh yang nyaman dengan penutup telinga yang menutup rapat telinga anda. Model ini disukai untuk meningkatkan penghambatan suara dan fakta bahwa tidak ada kebocoran suara ke sekeliling anda. Ini menawarkan level bass dan kekuatan yang maksimum

4.berat

100g

130g

Terbaik

Sony MDR-EX150AP

3g

5.dapat dilipat
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II

Perangakat yang dilipat enak dibawa bepergian karena tidak makan tempat di tas anda.

6.Termasuk tas perjalanan
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II

Perangkat ini disertai dengan kantong atau dompet khusus sehingga aman dibawa bepergian

Kualitas suara

1.frekuensi tertinggi

20000Hz

18000Hz

Frekuensi tertinggi dimana perengkat ini menghasilkan audio. Semakin tinggi respon frekuensi, semakin jelas dan renyah nada trebel nya.

Terbaik

Sony MDR-Z1R

120000Hz

2.frekuensi terendah

10Hz

18Hz

Frekuensi terendah di mana perangkat ini menghasilkan audio. Semakin rendah respon frekuensi, semakin kuat dan enak nada bass nya

Terbaik

Sony MH1CBLK

1Hz

3.mempunyai peredaman suara/pengurangan kebisingan
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II

Perangkat yang tertutup secara akustik mengisolasi telinga anda dari lingkungan dan suara tidak terdengar oleh orang di sebelah anda

4.tingkat tekanan suara

105dB/mW

115dB/mW

Perangkat dengan level tekanan suara yang lebih tinggi biasanya lebih lantang ketika diberi sumber suara apapun.

Terbaik

AKG K553 Pro

144dB/mW

5.impedansi

130 Ohms

32 Ohms

Impedansi adalah resistansi elektrikal dari sebuah perangkat terhadap arus yang ditekan melaluinya. Makin rendah Impedansi, makin mudah mendapatkan volume yang lebih tinggi dan memerlukan daya lebih rendah.

Terbaik

Flips Solo 2 Social

4 Ohms

6.mempunyai magnet neodymium
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II

Perangkat dengan magnet neodymium lebih ringan dan lebih bertenaga daripada yang menggunakan magnet ferrite. Juga lebih terasa bass nya dan nada tinggi yang jernih.

Konektivitas

1.mempunyai konektor 3.5 mm
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II

Sebuah standar konektor 3.5 mm cocok untuk semua pemutar MP3 dan kartu suara komputer.

Fitur

1.mempunyai panel kontrol segaris
Audio-Technica ATH-ANC1
Sennheiser HD 202-II

Ada panel kontrol pada kabel, sehingga anda dapat dengan mudah menjalankan perangkat ini tanpa harus menyentuhnya.

Video

Powered by

10 headphone terbaik

Tambahkan ke perbandingan
    This page is currently only available in English.