47poin

Audio-Technica ATH-WS33X

52poin

Yamaha EPH-100

Audio-Technica ATH-WS33X
Pemenang perbandingan
Yamaha EPH-100
vs
vs

15 fakta perbandingan

Audio-Technica ATH-WS33X vs Yamaha EPH-100

Audio-Technica ATH-WS33X
Yamaha EPH-100
Audio-Technica ATH-WS33X
Yamaha EPH-100

Mengapa Audio-Technica ATH-WS33X lebih baik daripada Yamaha EPH-100?

  • 10Hz frekuensi bawah lebih rendah
    10Hzvs20Hz
  • Mempunyai bentuk on-ear

Mengapa Yamaha EPH-100 lebih baik daripada Audio-Technica ATH-WS33X?

  • 136.5g lebih ringan
    13.5gvs150g
  • 18 Ohms Impedansi rendah
    16 Ohmsvs34 Ohms
  • 2dB/mW level tekanan suara lebih tinggi
    104dB/mWvs102dB/mW
  • Mempunyai pengeras suara stereo terpasang
  • Mempunyai kabel tanpa jalinan
  • Mempunyai bentuk in-ear

Spesifikasi dan fitur yang paling menarik

relevant

Desain

1.mempunyai pengeras suara stereo terpasang
Audio-Technica ATH-WS33X
Yamaha EPH-100

Perangkat dengan pengeras suara stereo menghantarkan suara dari saluran mandiri dari sisi kiri maupun kanan, menciptakan suara yang lebih kaya dan pengalaman yang lebih menyenangkan.

2.berat

150g

13.5g

Terbaik

Sony MDR-EX150AP

3g

3.mempunyai bentuk in-ear
Audio-Technica ATH-WS33X
Yamaha EPH-100

Bentuk in-ear ini sangat sederhana dan ringan, dengan sedikit bahkan sama sekali tidak mengganggu anting-anting, kacamata, topi atau tatanan rambut. Dimasukkan ke lubang telinga dan menghambat semua kebisingan di luar. Mempunyai nada bass yang lebih kuat dan tidak mudah copot dari telinga.

4.mempunyai kabel tanpa jalinan
Audio-Technica ATH-WS33X
Yamaha EPH-100

Kabel di desain untuk meminimalisir kekusutan.

5.telah termasuk ear pads
Audio-Technica ATH-WS33X
Yamaha EPH-100

memungkinkan anda mengganti ear pads tanpa membeli yang baru.

6.mempunyai colokan bentuk L
Audio-Technica ATH-WS33X
Yamaha EPH-100

Sebuah colokan bentuk L lebih baik jika jack berada di sisi kiri atau kanan perangkat, sehingga kabel tidak tertekuk, dan kecil kemungkinan untuk patah ketika perangkat berada dalam saku.

relevant

Kualitas suara

1.frekuensi terendah

10Hz

20Hz

Frekuensi terendah di mana perangkat ini menghasilkan audio. Semakin rendah respon frekuensi, semakin kuat dan enak nada bass nya

Terbaik

Sony MH1CBLK

1Hz

2.frekuensi tertinggi

23000Hz

20000Hz

Frekuensi tertinggi dimana perengkat ini menghasilkan audio. Semakin tinggi respon frekuensi, semakin jelas dan renyah nada trebel nya.

Terbaik

Sony MDR-Z1R

120000Hz

3.mempunyai peredaman suara/pengurangan kebisingan
Audio-Technica ATH-WS33X
Yamaha EPH-100

Perangkat yang tertutup secara akustik mengisolasi telinga anda dari lingkungan dan suara tidak terdengar oleh orang di sebelah anda

4.tingkat tekanan suara

102dB/mW

104dB/mW

Perangkat dengan level tekanan suara yang lebih tinggi biasanya lebih lantang ketika diberi sumber suara apapun.

Terbaik

AKG K553 Pro

144dB/mW

5.ukuran satuan penggerak

40mm

6mm

Unit penggerak adalah komponen yang menghasilkan suara pada perangkat tersebut. Penggerak yang lebih besar akan lebih bertenaga dan menghasilkan bass yang lebih baik

Terbaik

Audeze LCD2 Classic

106mm

6.impedansi

34 Ohms

16 Ohms

Impedansi adalah resistansi elektrikal dari sebuah perangkat terhadap arus yang ditekan melaluinya. Makin rendah Impedansi, makin mudah mendapatkan volume yang lebih tinggi dan memerlukan daya lebih rendah.

Terbaik

Flips Solo 2 Social

4 Ohms

relevant

Konektivitas

1.mempunyai konektor 3.5 mm
Audio-Technica ATH-WS33X
Yamaha EPH-100

Sebuah standar konektor 3.5 mm cocok untuk semua pemutar MP3 dan kartu suara komputer.

10 headphone terbaik

Tambahkan ke perbandingan
    This page is currently only available in English.