27poin

Canon EOS 750D + Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 IS STM

Canon EOS 750D + Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 IS STM
vs

Canon EOS 750D + Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 IS STM: ulasan, spesifikasi dan harga

Canon EOS 750D + Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 IS STM

Mengapa Canon EOS 750D + Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 IS STM lebih baik daripada rata-rata?

  • Berat
    ?

    205gvs419.31g
  • Minimal panjang fokus
    ?

    18mmvs24.27mm
  • Jarak fokus minimal
    ?

    0.25mvs0.31m
  • Sudut pandang maksimal
    ?

    74°vs70.26°
  • Distorsi
    ?

    0.3%vs0.36%
  • Bukaan terkecil pada panjang fokus maksimal
    ?

    38fvs29.53f
  • Bukaan terkecil pada panjang fokus minimum
    ?

    22fvs21.49f
  • Sudut pandang minimum
    ?

    27°vs27.6°

Perbandingan harga

Desain

Kami menganggap berat yang lebih rendah lebih baik karena perangkat yang lebih ringan lebih nyaman dibawa. Berat yang lebih rendah juga menguntungkan untuk peralatan rumah tangga, karena memudahkan dibawa, dan untuk banyak jenis produk lainnya.
Lensa dengan motor fokus bawaan lebih cepat terfokus dan lebih tak bising ketimbang lensa tanpa motor fokus yang hanya mengandalkan motor fokus badan kamera.

Optik

1.mempunyai penstabilan gambar optik bawaan
Canon EOS 750D + Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 IS STM (Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 IS STM)
Penstabilan gambar optik menggunakan sensor giroskopis untuk mendeteksi getaran kamera. Lensa menyesuaikan jalur optik, memastikan bahwa blur apa pun akibat gerakan akan dikoreksi sebelum sensor menangkap gambar.
Rentang zoom adalah rasio antara jarak fokal lensa terpanjang dan terpendek. Makin tinggi angka rentang zoom, berarti makin serbaguna lensa tersebut.
Dengan aperture yang lebih lebar, sensor dapat menangkap lebih banyak cahaya, membantu menghindari blur dengan shutter speed yang lebih cepat. Aperture lebih lebar juga memberikan kedalaman bidang yang dangkal, sehingga kita bisa memburamkan latar belakang untuk memfokuskan perhatian pada subjek.
Jarak fokal maksimum yang lebih panjang membuat kamera bisa fokus pada sebagian kecil pemandangan, dan menawarkan sudut pandang yang lebih sempit daripada jarak fokal yang lebih pendek.
Jarak fokal minimum yang lebih pendek membuat kamera menangkap lebih banyak obyek dalam satu foto, dan menawarkan sudut pandang yang lebih luas daripada jarak fokal yang lebih panjang.
Dengan aperture yang lebih lebar, sensor dapat menangkap lebih banyak cahaya, membantu menghindari blur dengan mengaktifkan kecepatan shutter yang lebih cepat. Ini juga memberikan kedalaman bidang yang dangkal, bisa memburamkan latar belakang untuk memfokuskan perhatian pada subjek.
Ini adalah jarak terdekat sebuah lensa bisa fokus. Dengan jarak fokus minimum yang lebih pendek, kamu bisa lebih dekat dengan subjek, dan sangat penting ketika melakukan fotografi makro.
Sebuah lensa makro sejati memiliki perbesaran 1:1. Ini berarti bahwa gambar yang dihasilkan adalah representasi seukuran subjek yang difoto.
Pada ujung lensa yang lebih pendek, kamu mendapatkan sudut pandang terlebar. Kamu bisa memasukkan lebih banyak pemandangan ke dalam foto (berdasarkan format APS-C).

Fitur

DxOMark adalah serangkaian tes untuk mengukur kinerja dan kualitas lensa dan kamera. Skor DxOMark adalah skor keseluruhan yang diberikan kepada lensa. Diuji dengan Nikon D7000 atau Canon 7D. Sumber: DxOMark.
Hasil vignetting dari DxOMark set metrik. Vignetting mengacu pada saat kecerahan gambar berubah dari pusat ke arah tepi, menghasilkan sudut yang gelap. Hasil 0 adalah sempurna dan gambar akan tidak memiliki vignetting. Diuji dengan Nikon D7000 atau Canon 7D. Sumber: DxOMark.
Hasil distorsi dari DxOMark set metrik. Distorsi pada lensa mengacu pada variasi perbesaran seluruh gambar. Lebih banyak distorsi akan menghasilkan garis lurus akan direkam dengan salah pada gambar. Diuji dengan Nikon D7000 atau Canon 7D. Sumber: DxOMark.
Hasil ketajaman dari DxOMark set metrik. Hasil ini didasarkan pada MTF (fungsi transfer modulasi) pengukuran, dan memberikan indikasi keseluruhan ketajaman gambar yang dihasilkan oleh lensa. Diuji dengan Nikon D7000 atau Canon 7D. Sumber: DxOMark.
Hasil transmisi dari DxOMark metrik set. Transmisi mengacu pada jumlah cahaya yang mencapai sensor melalui semua elemen kaca sebuah lensa, dengan TStop lebih rendah menandakan lebih banyak cahaya. Hal ini penting karena kurangnya cahaya yang mencapai sensor dapat menyebabkan kebutuhan ISO tinggi atau kecepatan rana lebih lambat. Diuji dengan Nikon D7000 atau Canon 7D. Sumber: DxOMark.
Mengakibatkan penyimangan kromatik lateral dari DxOMark set metrik. Penyimpangan kromatik adalah jenis distorsi yang menghasilkan warna yang menyusuri sepanjang tepi gambar. Diuji dengan Nikon D7000 atau Canon 7D. Sumber: DxOMark.

Manakah kamera terbaik?

Tunjukkan semua
This page is currently only available in English.